Back to Gallery
Comic Book

Pintu Kamar Terakhir

Reza Renaldi avatarReza Renaldi1 page · 4 panels8/4/2026

Story Prompt

Written by Reza Renaldi

📖 Judul: Pintu Kamar Terakhir   🟦 Panel 1 Gambar: Lorong rumah tua yang sepi, lampu pijar berkedip-kedip. Di ujung lorong ada pintu kayu tua yang tertutup rapat. Seorang pemuda berdiri menatap pintu itu. Pemuda: "Aneh... rumah ini sudah lama kosong, tapi pintu itu sepertinya baru saja ditutup..."   🟧 Panel 2 Gambar: Pemuda berjalan perlahan mendekati pintu. Tangan kanannya perlahan menyentuh gagang pintu. Lantai berderit pelan. Suara dari balik pintu: "...Masuklah..." Pemuda: (berbisik kaget) "Ada... orang di dalam?"   🟥 Panel 3 Gambar: Pintu terbuka perlahan. Ruangan gelap gulita, hanya terlihat bayangan sosok berdiri diam di tengah ruangan. Angin dingin keluar dari dalam. Pemuda: "Siapa kau?! Aku... aku akan memanggil polisi!" Sosok: "Polisi? Mereka sudah lama tidak bisa menolongmu..."   ⬛ Panel 4 Gambar: Tampak dari belakang pemuda. Sosok itu kini berdiri tepat di belakang pundaknya, wajahnya pucat tanpa mata, hanya lubang hitam. Mulutnya terbuka lebar. Sosok: "...Karena kau sudah masuk ke tempatku." Teks akhir (timbul perlahan): Pintu tertutup rapat. Lorong kembali sepi.

Show more

Characters (2)

AI-generated with Comicory

The Finished Comic

AI-generated with Comicory
1
Pintu Kamar Terakhir — page 1 panel 1: Pemuda berdiri di ujung lorong rumah tua yang sepi dan berdebu. Lampu pijar di langit-langit berkedip-kedip redup, memancarkan cahaya kuning yang tidak stabil. Di ujung lorong, sebuah pintu kayu tua tertutup rapat.
Pemuda:Aneh... rumah ini sudah lama kosong, tapi pintu itu sepertinya baru saja ditutup...
2
Pintu Kamar Terakhir — page 1 panel 2: Pemuda berjalan perlahan mendekati pintu kayu tua tersebut. Tangan kanannya gemetar saat perlahan menyentuh gagang pintu besi yang berkarat. Lantai kayu di bawah kakinya berderit pelan karena usianya yang sudah tua.
...Masuklah...
Pemuda
Ada... orang di dalam?
3
Pintu Kamar Terakhir — page 1 panel 3: Pintu kayu terbuka perlahan dengan suara derit yang keras. Di dalam ruangan yang gelap gulita, hanya terlihat bayangan samar dari sosok misterius yang berdiri diam di tengah ruangan. Hembusan angin dingin yang membekukan keluar dari dalam ruangan menerpa wajah pemuda.
Pemuda:Siapa kau?! Aku... aku akan memanggil polisi!
Sosok Misterius:Polisi? Mereka sudah lama tidak bisa menolongmu...
4
Pintu Kamar Terakhir — page 1 panel 4: Tampak dari belakang pundak Pemuda. Sosok misterius itu tiba-tiba sudah berdiri tepat di belakang pundaknya. Wajah sosok itu sangat pucat, tanpa mata, hanya menyisakan lubang hitam yang dalam, dengan mulutnya yang terbuka lebar seolah siap memangsa.
Sosok Misterius:...Karena kau sudah masuk ke tempatku.
Pintu tertutup rapat. Lorong kembali sepi.